“Kerukunan antar ummat beragama harus tetap terjaga dan ditingkatkan di Kota Mataram”

Para tokoh agama dan tokoh masyarakat serta lembaga keagamaan sebanyak 56 orang perwakilan dari 14 kelurahan di Kota Mataram, berkumpul dalam kegiatan Dialog Sadar Kerukunan Lintas Tokoh dan Lintas Lembaga Keagamaan yang diadakan Kantor Kementerian Agama Kota Mataram pada senin 29 oktober 2018 dan selasa 30 oktober 2018 bertempat di aula kantor lurah cakra barat yang dihadiri juga oleh ketua FKUB provinsi NTB H. Syahdan Ilyas dan AKP. Suwadji dari Polresta Mataram sebagai narasumber.

Dalam penyampaian materinya ketua FKUB NTB menyampaikan pentingnya membangun kerukunan antar ummat beragama untuk menghindari konflik, ditambahkan juga oleh polres mataram bahwa salah satu tugas Polri yaitu mengawasi aliran kepercayaan dan mengatasi potensi gangguan kamtibmas serta menjaga stabilitas kamtibmas dengan bersama meningkatkan sikap toleransi untuk menjaga kerukunan antar ummat beragama agar tetap damai dan harmonis termasuk jelang pemilu 2019.

Ditambahkan oleh kepala kemenag kota mataram Drs. H. Burhanul Islam, MH bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kerukunan antar ummat beragama di kota mataram dengan kedepankan menjaga kerukunan menuju kota mataram yang maju, religius dan berbudaya.

Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi yang sangat bermanfaat terkait kerukunan dan harmonisasi ummat beragama serta ditutup dengan deklarasi pemilu 2019 damai yang dibacakan oleh seluruh peserta”. (Hadi/KIM Kec. Sekarbela)