Sudah hampir 2 (dua) tahun penyebaran virus Covid-19 di Indonesia tidak kunjung usai. Dampak pandemi merambah ke berbagai aspek, salah satunya pada bidang perekonomian. Pelemahan perekonomian Indonesia berdampak secara masif salah satunya menurunnya daya beli masyarakat yang mana juga menyebabkan banyak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) rentan gulung tikar.
Meski banyak UMKM yang tengah jatuh bangun di masa pandemi, hal tersebut tak menyurutkan niat, Abdurrahim (22) dan 11 (sebelas) temannya. Pemuda asal Gegutu Timur tersebut mengaku semakin semangat untuk bangkitkan UMKM lewat usaha jual minuman kekinian seperti ice boba milk, moctail dan masih banyak lagi yang mereka geluti.
Rahim, sapaan pemuda tersebut menuturkan, bisnis minuman yang awalnya dijual di rumahnya tersebut sejak tiga bulan terakhir banyak diminati baik dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa dan saat ini Ia dan kawannya telah membuka lapak dipinggir jalan untuk menarik pembeli. Dengan berkomitmen terhadap cita rasa, minuman kekinian yang diberi brand “Good Time” ini dibuat tanpa menggunakan bahan pemanis berbahaya. Semua proses, mulai dari pemilihan bahan hingga penyajian semua dilakukan secara profesional dan tentunya higenis.
Rahim menambahkan dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, dirinya masih bisa memasarkan minuman kekinian ini dengan memanfaatkan platform media sosial seperti facebook dan instagram, dirinya menuturkan dengan salah satu cara ampuh untuk mengakali pandemi ini adalah dengan mengaktifkan digital marketing.